PONOROGOKITA.COM - Akhirnya Pengadilan Negeri Ponorogo menolak permohonan gugatan pra peradilan yang diajukan oleh Sugeng Hariono, terkait keputusan Bawaslu Ponorogo berapa pekan lalu, yang menyatakan pinjaman Pemkab Ponorogo kepada PT. SMI diangap menguntungkan salah satu pasangan Calon Bupati petahana. Diputus Bawaslu tidak terbukti dan perkara dihentikan. 

Kemudian Sugeng Hariono selaku tim sukses paslon Cabup dan CAWABUP nomer urut 1 ( satu) mengajukan gugatan Pra Peradilan ke Pengadilan Negeri Ponorogo. 

Ini disampaikan oleh Humas Pengadilan Ponorogo, Andi Wilham, MH saat ditemui ponorogokita.com di ruang kerjanya, Senin 26 Oktober 2020.

Dikatakan Andi, perkara gugatan Pra Peradilannya masuk di PN Ponorogo pada tanggal 15 Oktober 2020, yang berisi gugatan keputusan Bawaslu Ponorogo tentang laporan Pinjaman Rp. 200 milyar kepada PT. SMI. 

Sebelumnya dilaporkan ke Bawaslu sebagai bentuk pelangaran pemilu, karena diagap merugikan paslonnya. Dan dalam pemeriksaan perkaranya diputus Bawaslu tidak terbukti. 

"Sidang putusan pra peredilan dipimpin oleh Hakim Tri Mulyanto, SH pada hari jumat kemaren, diputuskan ditolak,'' jelasnya. 

Dalam persidangan tersebut, lanjut Andi kedua belah pihak hadir, baik si pengugat dan tergugat Bawaslu Ponorogo.

Mengenai alasan ditolak, Andi tidak bisa menyampaikannya. "Itu wewenang dan keputusan dari Hakim yang memimpin sidang, sebagai Humas PN Ponorogo saya tidak berkompeten menyampaikan alasan penolakan tersebut, yang jelas gugatan tersebut di tolak," tegasnya. Andi Wilham. 

Mengenai salinan keputusan, lanjutnya bisa dilihat di situs Mahkamah Agung Republik Indonesia, kemarin sudah dikirim, nanti malam atau besuk bisa diakses dan di download.  (al/pk).